Silva : Sejarah United Lebih Besar, Tapi Saat Ini City Pemeran Utamanya

during the International Champions Cup friendly match between Manchester City and AS Roma at the Melbourne Cricket Ground on July 21, 2015 in Melbourne, Australia.

Gelandang kreatif milik Manchester City mengakui bahwa rival sekotanya, Manchester United punya sejarah yang lebih besar daripada klub yang dibelanya sekarang. Tapi saat ini timnya yang sedang berjaya, memenangi gelar-gelar, dan memupuk sejarah.

Sejarah mengatakan bahwa City memang tertinggal dari MU. Hal itu sudah tampak dari perbandingan gelar juara. Sementara City baru empat kali memenangi Liga Inggris, MU sudah 20 kali juara.

Sukses MU melesat sejak era Premier League dimulai, di mana mereka memenangi 13 dari total gelar liga yang dikoleksi. Sementara City praktis baru kembali ke persaingan juara setelah datangnya grup Abu Dhabi yang mengakuisisi kepemilikan City.

Gelontoran uang dari grup tersebut membawa City mampu bersaing di papan atas liga dalam lima musim terakhir. Sejak musim 2010/2011, mereka tak pernah finis di luar tiga besar. Sepanjang periode itu mereka dua kali juara dan dua kali jadi runner-up Premier League. Mereka juga memenangi dua titel lain yakni Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Sementara MU sedikit mengalami kemunduran saat ditinggalkan Sir Alex Ferguson. Mereka masih sempat dua kali menjuarai liga di lima musim terakhir dengan satu kali finis sebagai runner up, tapi tiga musim itu adalah sentuhan terakhir Ferguson. Sepeninggalnya, praktis belum ada gelar dalam dua musim terakhir.

“Kami sudah berada di posisi atas untuk beberapa musim, jadi United sekarang punya jauh lebih banyak respek untuk kami. Ketika saya datang ke City, situasinya berbeda. Mungkin itu bukan persoalannya,” kata Silva dikutip Standard.

“United akan berada di dalam persaingan gelar juara tentunya. Mereka menarik para pemain yang lebih baik dan akan ada di posisi itu dan menantang, musim ini United akan jadi penantang serius dalam perebutan gelar Premier League, jadi akan sangat menarik,”

“Mereka tentu saja punya lebih banyak sejarah, lebih banyak gengsi, tradisi. Tapi sekarang kami memenangi trofi-trofi, kami sedang membuat sejarah, memenangi turnamen-turnamen. Kami sedang membuat sejarah dan menyenangkan bisa jadi bagian sejarah itu.”

“Sebagai sebuah klub, City sekarang punya jauh lebih banyak gengsi dan kami sedang membaik dan hal itu akan terus meningkat.  Kami hanya kekurangan sebuah langkah, memenangi Liga Champions, tapi mewujudkan itu akan membantu kami tumbuh lebih jauh,” tandasnya.