Joe Gomes, Bek Tangguh Kepunyaan Liverpool

Joe Gomes

English Premier League nampaknya mempunyai talenta belia berbakat dengan penampilan yang menjanjikan. Namanya Joe Gomes , mantan bek tengah Charlton Athletic yang sekarang ini bermain untuk Liverpool.

“Saya harus mengakui bahwa saya tidak tahu banyak tentang Joe Gomez sebelum ia datang ke Liverpool. Namun, saya sangat, sangat terpikat padanya.” Begitu komentar eks bek kiri Liverpool, John Arne Riise.

Pernyataan Riise tersebut mungkin juga dirasakan mayoritas penikmat sepak bola, terutama suporter Liverpool, terkait Gomez. Didatangkan dari Charlton Athletic pada pertengahan Juni 2015, Gomez diplot hanya sebagai cadangan di Liverpool. Bahkan, sempat tersiar kabar bahwa ia akan dipinjamkan demi menambah jam terbang.

Opsi tersebut jelas masuk akal mengingat Gomez masih berusia 18 tahun. Sangat sedikit remaja yang dapat menembus skuat utama dan bermain rutin untuk sebuah klub besar, terutama di panggung kompetitif Premier League.

Hal yang wajar menilai Gomez, yang berposisi asli sebagai bek tengah, akan kesulitan bersaing dengan para pemain di jantung pertahanan Liverpool macam Martin Skrtel, Dejan Lovren, dan Mamadou Sakho.

Rupanya, Manajer Brendan Rodgers punya rencana lain untuk Gomez. Rodgers menilai Gomez mampu bermain sebagai bek kiri setelah hanya lima hari melihat aksi Gomez di sesi latihan pramusim 2015.

“Saya telah melihat Joe bermain sebagai bek tengah dan bek kiri, tapi saya ingin melihatnya sebagai bek kiri. Lalu, saya berpikir bahwa alangkah bagusnya jika dia bermain di sektor kiri Liverpool,” begitu kata Rodgers saat tur Liverpool di Brisbane, Australia.

Prediksi Rodgers terbukti tepat. Fan Liverpool dibikin jatuh hati oleh Gomez gara-gara aksinya di pekan-pekan awal EPL 2015/16.

Melakoni debutnya sebagai pemain Liverpool di EPL kontra Stoke (9/8), Gomez menjadi pembuat assist untuk gol tunggal kemenangan 1-0 yang dicetak Philippe Coutinho. Atas performa impresif tersebut, Gomez memastikan tempatnya di tim utama sebagai bek kiri. Gomez selalu bermain 90 menit penuh sampai pekan ketiga EPL 2015/16.

Kepercayaan Rodgers kepada Gomes memperlihatkan bahwa sang pemuda belia memang mempunyai talenta yang menjanjikan, dan saat ini sedang menikmati awal musim yang bagus.

Mungkin saja Joe Gomes akan menyabet penghargaan pemain muda terbaik EPL, karena sisi bertahan Gomes lebih baik dari para bek kiri klub-klub tersohor EPL, sebut saja Aleksandar Kolarov (Man. City), Cesar Azpilicueta (Chelsea), Nacho Monreal (Arsenal), dan Luke Shaw (Man. United).